hai blogger, hari ini hati gue berduka. Gue ngrasa hati gue gelap, surem banget kliatannya. Gue ngrasa murung nggak ada semangat sama skali. Akhir akhir ini gue juga lebih seneng pake baju warna gelap, yah gitu deh warna pakaian mencerminkan suasana hati. Sering kali ketika gue sendiri, melamun, hal yang selalu muncul dalam lamunanku tidak jauh dari masa lalu yang nggak banget buat dicritain lagi. Gue udah eneg bin migrain kalo inget itu. Gimana yah caranya menghancurkan masa lalu? yang tau langsung inbox gue deh :(
Waktu luang gue sering gue pake buat baca, meskipun bukan baca buku karna harga buku yang semakin mahal gue lebih sering baca artikel keagamaan yang bejibun itu di mbah google. Kalo udah nyangkut soal agama, yang ada tiap kali gue selesai baca, gue langsung berkaca langsung flashback ke masa laluu banget, sedih, murung, nyesel, nangis deh *tear*. Dari beberapa hadist yang sering gue tangisin itu, yg ini nih :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ
“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.” (HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Gue yang jauh dari kata sempurna ini selalu berusaha jadi istri idaman yang baik, gue taat sama agama yang gue anut, tapi gue dapat cobaan gede tahun ini.. "sebuah perjalanan hidup" kata mreka *tear*
Allah Ta’ala berfirman,
فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ
“Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada” (QS. An Nisa’: 34). Ath Thobari mengatakan dalam kitab tafsirnya (6: 692), “Wanita tersebut menjaga dirinya ketika tidak ada suaminya, juga ia menjaga kemaluan dan harta suami. Di samping itu, iawajib menjaga hak Allah dan hak selain itu.”
ak ada” (QS. An Nisa’: 34). Ath Thobari mengatakan dalam kitab tafsirnya (6: 692), “Wanita tersebut menjaga dirinya ketika tidak ada suaminya, juga ia menjaga kemaluan dan harta suami. Di samping itu, iawajib menjaga hak Allah dan hak selain itu.”
Dan Hadist ini yang bikin gue diem.. merasakan gimana sakitnya..
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ – أَوِ اكْتَسَبْتَ – وَلاَ تَضْرِبِ الْوَجْهَ وَلاَ تُقَبِّحْ وَلاَ تَهْجُرْ إِلاَّ فِى الْبَيْتِ
“Engkau memberinya makan sebagaimana engkau makan. Engkau memberinya pakaian sebagaimana engkau berpakaian -atau engkau usahakan-, dan engkau tidak memukul istrimu di wajahnya, dan engkau tidak menjelek-jelekkannya serta tidak memboikotnya (dalam rangka nasehat) selain di rumah” (HR. Abu Daud no. 2142. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).
haduuuuh... No coment deh gue.. udah sakit rasanya.. udah ya.. gue mau nangis bentar.. see u.. bye bye muaaah :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar